Sunday, July 22, 2018

Sifat Wajib dan Mustahil Bagi Nabi dan Rasul Lengkap Beserta Artinya

Loading...
Sebagai muslim yang beriman, sudah sewajarnya jika kita mempercayai para Nabi dan Rasul.

Lalu apa sih Nabi dan Rasul itu?

Secara bahasa Nabi merupakan hamba Allah yang berjenis kelamin laki-laki serta mendapatkan wahyu dari Allah namun tidak memiliki kewajiban untuk menyebarkan waktu tersebut kepada manusia.

Sementara Rasul secara bahasa merupakan seseorang yang berjenis kelamin laki laki serta mendapatkan wahyu dari Allah dan mempunyai kewajiban untuk menyebarkan wahyu tersebut kepada umatnya.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Nabi boleh menyampaikan waktu kepada manusia tetapi tidak memiliki kewajiban untuk melakukan itu. Sementara Rasul memiliki tugas untuk menyampaikan wahyu dari Allah kepada umat manusia.

Sifat Wajib dan Mustahil Bagi Nabi dan Rasul

Lalu sebenarnya ada berapakah jumlah Nabi dan Rasul itu?

Mari kita simak hadist berikut ini

Rasulullah SAW bersabda saat ditanya mengenai jumlah para Nabi, "(Jumlah para Nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124.000)."

"Lalu berapa jumlah Rasul diantara mereka?" beliau menjawab: "Tiga ratus dua belas (312)" (HR At-Turmuzy)

Dari banyaknya jumlah Nabi dan Rasul Allah yang sudah di sebutkan dalam hadist di atas, yang wajib kita kenal berjumlah 25 Nabi.

Nabi dan Rosul juga memiliki sifat, yaitu 4 sifar wajib, 4 sifat mustahil dan satu sifat jaiz.

Sifat wajib adalah sifat yang harus di miliki oleh para Nabi dan Rasul sebagai utusan Allah, sementara sifat mustahil adalah sifat yang tidak mungkin ada pada diri Nabi dan Rasul.

Untuk lebih mengetahui apa saja 4 sifat wajib bagi Nabi dan Rasul, 4 sifat mustahil bagi Nabi dan Rasul serta sifat jaiz Nabi dan Rasul, mari kita simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini...

Sifat Wajib Bagi Nabi dan Rasul


1. Siddiq (Artinya Benar)

Nabi dan Rasul selalu di jaga oleh Allah SWT, oleh sebab itu baik secara ucapan atau pun perbuatan senantiasa bersifat benar.

Baca Juga: Sifat Wajib Allah yang Harus di Percayai

Sebagai muslim yang beriman, kita wajib mempercayai apa yang telah para Nabi dan Rasul ucapkan.

2. Amanah (Artinya Dapat di Percaya)

Nabi dan Rasul tidak mungkin berkhianat, oleh sebab itu segala wahyu yang disampaikan kepada Nabi dan Rasul selalu dipelihara keutuhannya sampai wahyu tersebut tersampaikan kepada umatnya. Maka dari itu, kita sebagai muslim yang beriman wajib meyakini dan mempercayai para Nabi dan Rasul.

3. Tabligh (Artinya Menyampaikan Wahyu Kepada Umatnya)

Setiap Nabi dan Rasul sudah diberikan wahyu oleh Allah yang bisa di sampaikan kepada umat manusia. Untuk itu, Nabi dan Rasul tidak pernah menyembunyikan wahyu atau risalah Allah SWT.

4. Fathanah (Artinya Cerdas)

Allah telah memberi anugerah kepada para Nabi dan Rasul kecerdasan yang luar biasa. Oleh sebab itu, Nabi dan Rasul dapat mengajak manusia untuk selalu berada di jalan yang lurus yang Allah ridhoi.

Sifat Mustahil Bagi Nabi dan Rasul


1. Kidzib (Bohong atau Dusta)

Sifat kidzib tidak mungkin ada pada para Nabi dan Rasul karena Allah telah menjaga mereka. Sifat kidzib merupakan kebalikan dari sifat Siddiq

2. Khianat (Artinya Tidak Dapat Dipercaya)

Khianat adalah kebalikan dari sifat amanah. Tidak mungkin para Nabi dan Rasul memiliki sifat khianat karena mereka selalu di jaga dan di lindungi oleh Allah untuk menyampaikan wahyu kepada manusia.

Baca Juga: Sifat Mustahil Bagi Allah Lengkap Dengan Dalilnya

3. Kitman (Artinya Menyembunyikan Wahyu)

Sifat Kitman adalah kebalikan dari sifat Tabligh. Tugas dari Nabi dan Rasul adalah menyampaikan wahyu, jadi tidak mungkin para Nabi dan Rasul memiliki sifat Kitman.

4. Jahalun/Baladah (Artinya Bodoh)

Jahalun merupakan sifat yang bertolak belakgan dengan sifat Fathanah. Nabi dan Rasul di ciptakan oleh Allah dengan memiliki anugrah kecerdasan untuk dapat menyampaikan wahyu dari Allah, jadi tidak mungkin para Nabi dan Rasul memiliki sifat Jahalun

Sifat Jaiz Para Nabi dan Rasul


Sifat Jaiz ini hanya ada satu, namun makna memiliki makna yang banyak.

Sebagai manusia, Nabi dan Rasul memiliki sifat jaiz yang artinya mempunyai sifat seperti manusia pada umumnya yaitu perlu makan, minum, tidur, dan lain sebagainya.

Itu dia pembahasan mengenai sifat wajib Nabi dan Rasul, sifat mustahil Nabi dan Rasul serta sifat jaiz Nabi dan Rasul.

Semoga apa yang sudah di sampaikan di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah keyakinan dan keimanan kita kepada Allah.

Mohon maaf jika ada khilaf dan salah dari pembahasan yang sudah di sampaikan ini. Sesungguhnya kebenaran hanyalah milik Allah dan segala kesalahan murni datangnya dari diri saya pribadi.
loading...

0 comments

Post a Comment