Tuesday, November 1, 2016

Cara Terbaru Order Barang Dropship di Tokopedia Lengkap dan Mudah

Order barang dropship di tokopedia sangat mudah dilakukan, karena pihak tokopedia telah menyediakan fitur dropship itu sendiri. Caranya hampir sama dengan order barang pada umumnya, hanya saja untuk order barang dropship ada satu langkah yang harus dilakukan.

Masih banyak para dropshipper yang keliru menuliskan nama pengirim dan no hp di kolom keterangan, padahal pihak tokopedia telah menyediakan fitur “Kirim Sebagai Dropshipper” pada saat order barang.

Dropship adalah berjualan barang milik orang lain yang mengatas namakan barang tersebut dengan nama toko atau nama kita. Jadi walaupun kita berjualan barang milik orang lain tapi nantinya ketika barang tersebut telah sampai di konsumen kita, maka nama pengirim barang tersebut akan tercantum nama kita atau nama toko kita tergantung kita menulisnya nanti.


Cara Terbaru Order Barang Dropship di Tokopedia Lengkap dan Mudah


Lalu bagaimana cara order barang dropship di tokopedia? Pertama teman-teman cari barang yang akan dikirim ke konsumen. Setelah itu klik “Beli” lalu masukan data-datanya sesuai dengan data-data milik konsumen teman-teman.

Setelah semua data-datanya terisi dengan lengkap dan benar sesuai dengan data-data konsumen kita, selanjutnya klik “Beli”. Silahkan teman-teman pilih metode pembayarannya. Lalu cek kembali data-datanya apakah sudah benar atau masih ada yang salah.


Ini adalah hal yang penting, silahkan teman-teman cari tulisan “Kirim Sebagai Dropshipper”. Ceklis kotak kecil yang berada di sebelah tulisan “Kirim Sebagai Dropshipper”. Isi “Nama Pengirim” dan “No. Telepon Pengirim”. Nama pengirim bisa di isi dengan nama toko teman-teman atau nama teman-teman sendiri sesuai kebutuhan. Disinilah yang sering terlewat oleh para dropshipper, kebanyakan dropshipper tokopedia mencantumkan nama dan no hp di kolom keterangan, padahal itu salah.

Setelah semuanya terisi dengan lengkap dan benar, lalu klik Checkout. Lihat kembali semua data-datanya dan pastikan tidak ada yang salah. Jika dirasa sudah benar maka selanjutnya teman-teman tinggal bayar transaksi yang sudah teman-teman lakukan tadi sesuai dengan metode pembayaran yang sudah teman-teman pilih.

Jangan lupa untuk selalu melihat perkembangan orderan barang dropship yang sudah teman-teman lakukan. Tunggu sampai supplier memproses pemesanan dan memasukkan No Resi. Setelah supplier memasukkan No Resi, maka teman-teman bisa copy paste No Resi tersebut dan berikan kepada konsumen teman-teman sebagai bukti bahwa barang telah dikirim.

Pengalaman pertama ketika order barang dropship di tokopedia ini saya kebingungan dengan no resi. Dari mana dapatnya no resi ini? Sampai akhirnnya saya paham bahwa no resi tersebut adalah no resi yang dicantumkan oleh supplier ketika order barang yang kita lakukan sudah di proses. Tinggal copy paste saja no resinya, dan selesai.

18 comments:

  1. saya bru memulai gan....artikelnya sangat memotivasi, mencerdaskan dan beanfaat gan, makasih....

    gan saya minta kontaknya...fb, wa atau apalah....buat follow up. thanks

    salam http://www.mediablog4you.web.id

    ReplyDelete
  2. Wah keren banget nih artikelnya sangat membantu. Tapi satu pertanyaan yang mau saya tanyakan adalah apakah Nomor Resi dari Supplier bisa di Copy Paste dimenu Konfirmasi Pemesanan untuk Konsumen kita? karena saya pernah melakukan hal tersebut di Bukalapak namun Akun saya malah di Freeze

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa gan, saya sering ko copas nomor resi. Setau saya akun di freeze itu bkan karna copas nomor resi tapi karna pernah melanggar hal lain

      Delete
  3. Gan, mau tanya nih. Kan sewaktu konsumen beli barang ke kita ada dia memilih ekspedisi pengirimannya. Nah berarti pilihan pengiriman harus sama dengan yg kita order sebagai dropshipper ya. Jadi harus diperhatikan apakah barang yg mau kita jual itu sudah sama fitur pilihan ekspedisinya apa saja sama dengan toko tempat kita ordernya. Betul gak begitu, Gan? Kalau si pembeli memilih ekspedisi JNE dan sejenisnya (mungkin, karena saya belum tahu) maka akan terlihat oleh kita alamat tujuan sehingga kita bisa salin ke orderan kitanya. Tetapi kalau misalnya si pembeli memilih ekspedisi seperti Go-Jek dan sejenisnya yang berdasarkan juga pada lokasi gps, itu bagaimana ya, Gan? Terima kasih sebelumnya. Saya baru mau coba jadi jualan sebagai dropshipper, karena ada beberapa toko yang menawarkan ke saya sebagai dropshipper mereka tapi saya sendiri bingung caranya dan masih banyak pertanyaan terkait hal teknisnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya untuk ekspedisi harus sama dengan suppliernya biar ordernya juga bisa sama. Nanti tinggal copas alamat pembelinya lalu order ke supplier dengan alamat si pembeli.

      Kalau mau pake gojek dll mungkin solusinya, anda beli dulu barangnya dengan tujuan alamat sendiri, lalu setelah barangnya sapai ditangan anda baru kirim pake gojek. Kelemahannya barang akan lama sampai karna butuh proses berkali-kali pengiriman.

      Delete
  4. masih belajar, saya bingung tentang penentuan alamat toko, misal alamat toko saya di Surabaya, sedangkan kita dropship di toko yg berada di jakarta. karena nanti pengaruh sama ongkir. itu gimana ya gan mensiasatinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saran saya ikuti alamat supplier saja, karena nanti no resi itu perwilayah, jadi kode no resi itu berdasarkan wilayah, klo alamatnya surabaya tp kode resinya jakarta (beda) dan buyernya teliti bisa jadi masalah. Toh buyer juga belum tentu akan datang ke toko kita langsung. Walaupun nanya lokasi toko jawab saja jakarta dan bilang saja hanya melayani online.

      Delete
  5. Bang berarti kalau kita jadi dropshiper maka barang yang dibeli buyer kita bayarin dulu gitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung anda jualannya pake media apa? klo pake marketplace (tokopedia, bukalapak, shopee) mau ga mau harus dibeli dulu. Nanti uang bakal masuk saldo kalo barang udh nyampe. Tapi klo jualannya pake toko online sendiri (web) atau fb dan ig, ga perlu bayar dulu, karna buyer akan transfer dulu baru kita beli barangnya pake uang dia. Tinggal keuntungan bersihnya dari setiap produk yang anda dapat.

      Delete
    2. tolongdi jelaskan detailnya gan, masalah pembayaran kalo ppake media marketplace, makasih gan...

      Delete
    3. maaf gan tolong dijelaskan detailnya untuk pembayaran kalau kita jualansistem dropship media marketplace, apakah kita tunggu pembayaran dari konsumen atau kita bayar dulu ke suplayer, lalu konsumen pembayarannya ke kita atau ke suplayer gan, makasih artikelnya sudah membantu...

      Delete
    4. setiap ada orderan yang masuk di marketplace itu udh pasti buyer udh bayar, tapi uangnya belum kita terima. masih ada di marketplacenya. Nah klo udh ada orderan masuk, anda tinggal beli barangnya pake uang sendiri dulu ke supplier. Nanti supplier akan ngirim resi, nah resinya copy paste lalu masukkan ke orderan yang anda terima. Setelah barang sampe, uang bakal masuk ke saldo akun marketplace. baru setelah itu bisa di tarik ke rekening. Jadi klo di marketplace harus di modalin dulu tapi klo udh ada orderan masuk itu tandanya buyer udh transfer tapi uangnya masih di si pihak marketplace.

      Delete
  6. min saya mau nanya,, misal suplier kita ada d tokped,, trs kita jual ke shopee. itu gmn...?

    biasanya klo kita beli d tokped,, alamat pengirimnya adalah tokped. sedangkan konsumen beli lewat shopee.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga masalah gan

      tidak, marketplace tidak akan di cantumkan di alamat barang. Jadi ketika barang sampai, tidak akan ada nama marketplacenya. Dimanapun itu tidak akan ada. yang ada hanya nama, alamat, no handphone penjual dan pembeli. Nama marketplace tidak akan tercantum. jadi mau jualan dimanapun aman

      Delete
  7. siang gan, mksh tutorialnya, mau nanya dikit, mengenai pricing gimana gan, kita upping berapa yah yang normalnya. lalu kita musti minta ijin dulu ga saya supplier mau upping price berapa...mksh gan

    ReplyDelete
  8. makasih gan tutorialnya, cuma mau nanya sedikit mengenai harga jual kita, biasanya normalnya kita upping berapa yah gan, dan harga jual uppingan kita ini apakah kita komunikasikan dengan supplier atau gimana gan, mohon infonya. makasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk harga jual sih sebetulnya ga usah di komunikasikan juga ga masalah, yang wajib komunikasi itu minta izin aja apakah boleh produknya di dropshipkan atau tidak. Untuk harga sebetulnya opsional (bebas) mau berapapun asal laku di jual, kepana tidak. Namun untuk lebih pastinya lagi, agan bisa cari kompetitor dan liat harganya berapa, usahakan harga tidak jauh beda dengan kompetitor agar tidak kalah saingan karna harganya terlalu mahal. Kalo untuk saya pribadi biasanya keuntungan 20 - 50 ribu.

      Delete